Ini gue mau ceritain kekekian gue pas kerja di tempat ramen. Di tempat ramen ini sering kedatangan tamu dari luar negeri seperti China, Amerika, dan sebagainya. Sebagian besar orang China gak bisa ngomong bahasa Jepang maupun Inggris, Otomatis mereka pake bahasa Isyarat deh.
Ada 2 orang China pasangan kakek nenek pesen Gyoza 1 pring. Gyoza itu pangsit yang dibakar. Lucunya sebagian besar orang yang datang ke toko ramen pasti memesan ramen. Tetapi mereka saat gue tawarin ramen , mereka menolak dengan bahasa China.
gue : "mau pesan ramennya?"
org china : ha? hausiang bla hue kuai le *pake nada marah2*
gue : eh?
orang china : wopuyaoentepaksalalalalal *cuma kedengeran marah-marahnya soalnya gak ngerti*
Kemudian setelah gue bawain Gyoza yang mereka pesen itu , mereka ga berkata sepatah kata pun . Nggak lama si nenek datang ke kasir tempat gue berdiri sambil marah-marah bawa menu. Dia nunjuk gambar Gyoza dengan mengacungkan 2 jari. Dengan nada yang marah-marah ,
gue : " ada apa?"
org china : "weh ini 2" *mengacungkan jari sambil marah-marah*
gue : "bukannya pesen cuma satu?"
org china : *marah-marah lagi*
lalu keduanya keluar. restoran Kemudian hal yang gue pikirin cuma mereka marah-marah dan gak mau membayar Gyoza yang mereka makan. Gue panik dan ngelapor ke koki restauran ramen .
gue : "pak ini dia gamau bayar gyozanya"
koki : "ah orang china? dah biasa dia pesen apa sih?"
gue : "gyoza"
koki : "yauda ikhlasin aja"
Gak lama kemudian nenek itu kembali dengan membawa pegawai berkebangsaan china yang kerja paruh waktu di dekat supermarket tempat gue kerja.
si paruh waktu : "misi"
gue : "iya?"
si paruh waktu : "kak dia cuman mau makan gyozanya lagi, tambah 1"
gue : "ooohh , iya ntar disiapin"
si paruh waktu : "orang china emang gitu kak kalo ngomong marah-marah,maklum nenek-nenek"
gue : "ooh iyaa gapapa"
Si nenek kakek akhirnya duduk lagi di tempat yang sama. Gue sambil nahan malu udah ngejudge duluan si koki nyamperin dan bilang sambil ketawa "jangan ngejudge lagi , ini gyozanya"
Setelah gue anter ke mejanya , dia senyum sembari lahap menyantap gyozanya. Mukanya beda banget sama pas tadi marah-marah, *daritadi kek senyam senyum* *dalem ati udah kesel* *tapi pasrah*
Pengalaman ini mengajarkan bahwa ga boleh ngejudge orang dari cara dia bersikap sama kita. oh ya bukan cuman itu sih , yang namanya kerja emang musti tahan ocehan dari pihak manapun ya gak temen-temen? :D
Sumber tempat kerja ada disini :
https://www.tripadvisor.com/Restaurant_Review-g298204-d4957447-Reviews-Menya_Hishio-Wakayama_Wakayama_Prefecture_Kinki.html
Jangan lupa main ya !

Hmm, Interesting but highly disturbing.
BalasHapusOrg china gaya ngomongnya emang kyk gitu ._. Karna uda nenek" ngaruh jg kali ya... kata bokap gw malah org jepang yg ngomongnya kyk terkesan marah" ._.
BalasHapusartikelnya sugoi kk
BalasHapusemang musti sabar.
BalasHapus